Mensos Ajak Pemkab Mesuji Entaskan Kemiskinan Berbasis DTSEN
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajak Bupati Mesuji terpilih berkolaborasi entaskan kemiskinan lewat Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dengan fokus pada rehabilitasi sosial, pemberdayaan, dan graduasi.

Jakarta, 17 Februari 2024 - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengajak Bupati Mesuji terpilih, Elfianah, untuk bekerja sama memberantas kemiskinan di Kabupaten Mesuji, Lampung. Kerja sama ini akan berfokus pada pemanfaatan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama.
Dalam pertemuan di Kantor Kemensos Salemba, Jakarta, Mensos menekankan pentingnya penggunaan DTSEN. "Data dari pusat semua, yang menentukan Badan Pusat Statistik (BPS), Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) melebur di sini," ujar Mensos. Pemerintah pusat dan daerah, tegasnya, harus bersinergi berdasarkan data tunggal ini.
Strategi Penanggulangan Kemiskinan Berbasis DTSEN
Mensos menekankan pentingnya perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat rentan, miskin, dan miskin ekstrem. Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial (Bansos) menjadi instrumen utama dalam upaya ini. "Setelah diberi perlindungan sosial bisa diberdayakan," imbuhnya. Namun, Mensos juga menjelaskan bahwa pemberdayaan tidak bisa dilakukan secara langsung kepada semua kelompok miskin. Ada kelompok yang membutuhkan rehabilitasi sosial terlebih dahulu.
"Rehabilitasi sosial dulu baru diberdayaan, setelah itu harus graduasi, kecuali lansia dan penyandang disabilitas," jelasnya. Program perlindungan sosial, menurut Mensos, dibatasi maksimal lima tahun. Setelah periode tersebut, penerima manfaat harus diberdayakan dan mampu lepas dari ketergantungan bantuan.
Mensos juga menyoroti pentingnya perbaikan data dan keterlibatan pemerintah daerah. "Data diperbaiki dulu, kita akan ikutkan bupati dan wali kota menentukan langkah atasi kemiskinan. Kita pengen nyambung," katanya. Pemberdayaan masyarakat juga harus mempertimbangkan potensi lokal dan perencanaan yang matang, termasuk menutup celah kelas menengah yang turun ke bawah melalui pendidikan dan pemberdayaan.
Peran Pemerintah Daerah dalam Penanggulangan Kemiskinan
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mesuji, Prasetyo Yura Basrianto, menjelaskan program-program yang telah berjalan di daerahnya. Saat ini, fokus utama adalah perlindungan sosial dan ketahanan pangan. Untuk pengentasan kemiskinan, Pemkab Mesuji juga mendorong pemberdayaan masyarakat melalui kelompok usaha bersama. "Kami juga berkoordinasi dengan wilayah kerja kami di Sentra Wyata Guna Kementerian Sosial (Kemensos)," tambahnya.
Kerja sama antara Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Mesuji ini diharapkan dapat menghasilkan strategi yang efektif dan terukur dalam penanggulangan kemiskinan. Pemanfaatan DTSEN sebagai basis data diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan transparansi dalam penyaluran bantuan sosial serta program pemberdayaan masyarakat.
Dengan pendekatan terpadu yang melibatkan rehabilitasi sosial, pemberdayaan ekonomi, dan graduasi, diharapkan angka kemiskinan di Kabupaten Mesuji dapat ditekan secara signifikan. Komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci keberhasilan program ini.
Kesimpulan
Inisiatif Mensos untuk mengajak Pemkab Mesuji mengatasi kemiskinan berbasis DTSEN menandakan langkah penting dalam penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Dengan kolaborasi yang kuat dan strategi yang tepat sasaran, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Mesuji.