Mensos Paparkan Program Sekolah Rakyat di Probolinggo: Proyek Percontohan untuk Keluarga Miskin
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memaparkan Program Sekolah Rakyat di Probolinggo sebagai proyek percontohan untuk membantu warga miskin melalui pendidikan gratis hingga SMA.

Probolinggo, Jawa Timur, 03/04/2024 (ANTARA) - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf baru-baru ini memaparkan Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Program ini merupakan proyek percontohan yang bertujuan untuk membantu warga dari keluarga kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak.
Apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana? Mensos Saifullah Yusuf mengumumkan Program Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Probolinggo pada tanggal 3 April 2024 sebagai upaya mengatasi kemiskinan melalui pendidikan. Inisiatif ini berasal dari Presiden Prabowo Subianto untuk membantu keluarga miskin dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak mereka. Program ini akan dilaksanakan di Probolinggo sebagai proyek percontohan sebelum diterapkan di seluruh Indonesia.
Program SR diharapkan dapat memberikan solusi bagi permasalahan pendidikan di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi seperti Probolinggo. Dengan menyediakan pendidikan gratis dari SD hingga SMA, program ini bertujuan untuk mencegah anak-anak putus sekolah dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih cerah. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Sekolah Rakyat: Harapan Baru bagi Probolinggo
Program Sekolah Rakyat menargetkan 1.000 murid di setiap jenjang pendidikan (SD, SMP, dan SMA). Fokus utama program ini adalah anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. "Sekolah itu akan difokuskan pada anak-anak yang putus sekolah atau tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan adanya program itu diharapkan keluarga miskin dapat bangkit dan meraih kesejahteraan," ujar Mensos Saifullah Yusuf.
Kemensos berharap program ini dapat memuliakan keluarga miskin dan mendorong mereka menuju kesejahteraan. Pendidikan yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kontribusi mereka terhadap kemajuan Indonesia. "Salah satu tujuan dari program itu adalah memuliakan keluarga miskin dan mendukung mereka menuju kesejahteraan. Dengan pendidikan yang lebih baik, mereka diharapkan dapat berkontribusi pada kemajuan Indonesia," jelas Mensos.
Kemensos juga mengharapkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam merealisasikan program ini. Targetnya, setiap kabupaten atau kota di Indonesia memiliki setidaknya satu Sekolah Rakyat. "Program Sekolah Rakyat itu akan dijalankan di seluruh Indonesia, dengan target satu kabupaten atau kota memiliki setidaknya satu sekolah rakyat. Dalam rangka merealisasikan program ini, Kementerian Sosial (Kemensos) mengharapkan dukungan penuh dari para kepala daerah, termasuk Bupati Probolinggo," kata Mensos.
Dukungan Pemkab Probolinggo
Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, menyatakan kesiapannya untuk menjadi salah satu daerah prioritas dalam pelaksanaan Program Sekolah Rakyat. Pemkab Probolinggo telah menyiapkan lahan dan tim yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk mempersiapkan konsep Sekolah Rakyat.
Pemkab Probolinggo menargetkan agar program ini sudah berjalan pada pertengahan tahun ini. "Kami sudah menyiapkan tim yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan konsep Sekolah Rakyat. Memang targetnya pertengahan tahun ini sudah harus running," kata Bupati Haris.
Kabupaten Probolinggo termasuk salah satu daerah termiskin di Jawa Timur. Oleh karena itu, program ini dianggap sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. "Kami berharap Kabupaten Probolinggo dapat keluar dari data kemiskinan dan mencapai kesejahteraan yang lebih baik bagi warga di kabupaten setempat," ujar Bupati Haris.
Program Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi bagi permasalahan kemiskinan dan rendahnya akses pendidikan di Kabupaten Probolinggo. Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan daerah, program ini berpotensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Probolinggo dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Mensos juga menambahkan bahwa dengan adanya pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, diharapkan perekonomian lokal dapat berkembang dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan. "Mensos mengatakan Kabupaten Probolinggo termasuk salah satu daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi di Jatim, namun dengan adanya Program Sekolah Rakyat dan pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, diharapkan perekonomian lokal bisa berkembang dan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan." Apresiasi diberikan kepada Pemkab Probolinggo atas kesiapannya dalam mempersiapkan konsep Sekolah Rakyat.