Pemkab Sleman Jamin Keamanan dan Ketertiban Masyarakat Selama Ramadhan
Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan keamanan dan ketertiban selama Ramadhan dengan mengatur jam operasional tempat hiburan dan menindak tegas pelanggaran.

Sleman, 25 Februari 2024 (ANTARA) - Menjelang bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyatakan kesiapan Pemkab Sleman untuk menciptakan kondisi yang nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Langkah-langkah konkrit telah disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Upaya cipta kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) ini melibatkan pengaturan berbagai kegiatan masyarakat, termasuk tempat hiburan, game net, spa, restoran, hotel, dan pusat perbelanjaan. Pengaturan jam operasional usaha-usaha tersebut mengacu pada Peraturan Bupati No. 12 Tahun 2023. Peraturan ini bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif selama bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Langkah-langkah tersebut diambil untuk memastikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa. Pemkab Sleman berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan tenang bagi seluruh warga Sleman selama bulan Ramadhan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Sleman.
Pengaturan Jam Operasional Tempat Usaha
Berdasarkan Peraturan Bupati No. 12 Tahun 2023, terdapat pengaturan jam operasional yang berbeda untuk berbagai jenis usaha. Klub malam, diskotek, bar, dan pub hanya diperbolehkan beroperasi mulai pukul 21.00 hingga 24.00 WIB. Karaoke di luar klub malam memiliki jam operasional yang lebih panjang, yaitu pukul 09.00 hingga 17.00 WIB untuk siang hari dan pukul 21.00 hingga 24.00 WIB untuk malam hari. Sedangkan karaoke di dalam klub malam hanya diperbolehkan beroperasi pukul 21.00 hingga 24.00 WIB.
Untuk usaha spa di luar hotel berbintang, jam operasionalnya adalah pukul 09.00 hingga 17.00 WIB untuk siang hari dan pukul 21.00 hingga 24.00 WIB untuk malam hari. Pertunjukan musik luar ruangan hanya diperbolehkan hingga pukul 17.00 WIB. Game net juga dibatasi hingga pukul 17.00 WIB. Semua pelaku usaha hiburan wajib menutup usahanya mulai satu hari sebelum hari pertama bulan Ramadhan hingga hari ketiga Ramadhan, serta pada Hari Raya Idul Fitri.
Pemkab Sleman telah membentuk tim terpadu untuk melakukan pemantauan selama bulan Ramadhan. Tim ini akan mengawasi kepatuhan para pelaku usaha terhadap peraturan yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua tempat usaha beroperasi sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak mengganggu ketertiban umum selama bulan Ramadhan.
Sanksi Pelanggaran
Bagi pelaku usaha yang melanggar peraturan tersebut, akan dikenakan sanksi. Untuk pelanggaran pertama, sanksi yang diberikan adalah penutupan usaha sementara selama tujuh hari. Pelanggaran kedua akan berakibat pada penutupan sementara selama 14 hari. Sedangkan untuk pelanggaran selanjutnya, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman akan melakukan penutupan usaha secara permanen. Sanksi ini bertujuan untuk memberikan efek jera dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan.
Dengan adanya peraturan dan pengawasan yang ketat ini, diharapkan dapat tercipta suasana yang kondusif dan nyaman bagi masyarakat Sleman dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Pemkab Sleman berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menegaskan, "Kami siap memberikan kenyamanan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa tahun ini melalui cipta kondisi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat." Beliau juga menekankan pentingnya kerjasama semua pihak untuk menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan damai.