APBD Buol 2025 Capai Rp1,02 Triliun: Rincian Belanja Pegawai, Barang, dan Infrastruktur
APBD Kabupaten Buol tahun 2025 mencapai Rp1,02 triliun, dengan rincian belanja pegawai, barang dan jasa, modal, serta berbagai program lainnya yang menunjang pembangunan daerah.

Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, akan mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1,02 triliun pada tahun 2025. Angka ini mencakup belanja daerah, pendapatan daerah, dan pembiayaan daerah. Informasi ini diperoleh dari data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan pada Kamis, 3 April 2024.
Struktur APBD Buol 2025 menunjukkan komposisi yang rinci. Belanja daerah mendominasi dengan total Rp1,02 triliun, sementara pendapatan daerah mencapai Rp966,79 miliar, dan pembiayaan daerah sebesar Rp54,84 miliar. Rincian alokasi anggaran ini memberikan gambaran jelas tentang prioritas pembangunan di Kabupaten Buol.
Perencanaan anggaran ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk menyeimbangkan kebutuhan pembangunan infrastruktur dengan kesejahteraan masyarakat. Alokasi anggaran yang terinci memberikan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Rincian Belanja Daerah Kabupaten Buol 2025
Belanja daerah Kabupaten Buol tahun 2025 dialokasikan untuk beberapa sektor penting. Sebesar Rp512,68 miliar dialokasikan untuk belanja pegawai, menunjukkan komitmen pemerintah untuk kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Selanjutnya, Rp208,09 miliar diperuntukkan bagi belanja barang dan jasa, menjamin kelancaran operasional pemerintahan.
Dana yang cukup signifikan, yakni Rp144,29 miliar, dialokasikan untuk belanja modal, yang menandakan fokus pada pembangunan infrastruktur dan aset daerah. Sisa belanja lainnya, sebesar Rp156,57 miliar, meliputi belanja bagi hasil (Rp1,43 miliar), belanja bantuan keuangan (Rp145,55 miliar), belanja hibah (Rp6,95 miliar), belanja bantuan sosial (Rp650 juta), dan belanja tidak terduga (Rp2 miliar).
Alokasi belanja bantuan keuangan yang besar menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk mendukung program-program di tingkat desa dan kecamatan. Sementara itu, alokasi untuk belanja tidak terduga menunjukkan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat atau kebutuhan mendesak.
Sumber Pendapatan Daerah Kabupaten Buol 2025
Pendapatan daerah Kabupaten Buol tahun 2025 terdiri dari beberapa sumber. Pendapatan Asli Daerah (PAD) berkontribusi sebesar Rp84,18 miliar, yang terdiri dari pajak daerah (Rp15,03 miliar), retribusi daerah (Rp3,81 miliar), hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan (Rp4,97 miliar), dan lain-lain PAD yang sah (Rp60,37 miliar).
Sumber pendapatan terbesar berasal dari dana transfer ke daerah (TKDD) dari pemerintah pusat, yang mencapai Rp842,81 miliar. Pendapatan lainnya, yang mencakup pendapatan non-pajak dan sumber pendapatan lain yang sah, mencapai Rp39,81 miliar. Komposisi pendapatan ini menunjukkan peran penting pemerintah pusat dalam mendukung pembangunan daerah.
Komponen PAD yang beragam menunjukkan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan lokal dan mengurangi ketergantungan pada dana transfer dari pemerintah pusat. Keberhasilan dalam mengoptimalkan PAD akan memperkuat kemandirian keuangan daerah.
Pembiayaan Daerah Kabupaten Buol 2025
Pembiayaan daerah Kabupaten Buol tahun 2025 bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya (SILPA), yang mencapai Rp54,84 miliar. SILPA ini akan digunakan untuk mendukung program-program pembangunan dan operasional pemerintahan di tahun 2025.
Penggunaan SILPA yang terencana dan terarah akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan anggaran. Transparansi dalam pengelolaan SILPA sangat penting untuk menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik.
Secara keseluruhan, APBD Kabupaten Buol tahun 2025 menunjukkan perencanaan yang komprehensif dan terarah untuk pembangunan daerah. Rincian anggaran yang transparan memberikan gambaran jelas tentang prioritas pembangunan dan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.