BPJN Sumbar Siagakan 32 Alat Berat Antisipasi Bencana di Jalur Mudik Riau-Sumbar
Menjelang Idul Fitri 2025, BPJN Sumbar siagakan 32 alat berat di jalur mudik Riau-Sumbar untuk antisipasi bencana longsor dan banjir, memastikan kelancaran arus mudik.

Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan kesiapan menghadapi arus mudik Idul Fitri 2025. Sebanyak 32 unit alat berat telah disiagakan di sejumlah posko sepanjang jalur mudik Riau-Sumbar. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan longsor yang kerap terjadi di wilayah tersebut.
Alat berat yang disiapkan terdiri dari excavator, crane, dan mobil derek. Peralatan tersebut ditempatkan di posko-posko strategis di jalur lintas barat dan tengah, guna mendukung penanggulangan keadaan darurat bencana. Kepala BPJN Sumbar, Thabrani, menjelaskan bahwa penempatan alat berat ini merupakan langkah proaktif mengingat wilayah Sumbar rawan bencana alam. "Alat berat disiagakan sama seperti tahun sebelumnya, apalagi wilayah Sumbar rentan terjadi bencana alam," ujar Thabrani kepada wartawan di Pekanbaru, Minggu.
Selain alat berat, BPJN Sumbar juga menyiagakan personel dan operator terlatih untuk mengoperasikan alat berat tersebut jika dibutuhkan. Posko-posko mudik juga dilengkapi dengan tempat istirahat bagi pemudik yang membutuhkan waktu untuk beristirahat selama perjalanan panjang. BPJN Sumbar juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik.
Antisipasi Bencana di Jalur Mudik
Langkah antisipasi bencana yang dilakukan BPJN Sumbar ini mendapat dukungan dari pihak kepolisian. Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan, menyatakan bahwa arus mudik di jalur lintas barat terpantau aman, lancar, dan kondusif. Dua pos pengamanan di rest area Km 32 Tol Pekanbaru-Bangkinang dan di Gerbang Tol XIII Koto Kampar juga dilaporkan dalam kondisi aman dan lancar.
Irjen Pol Herry Heryawan berharap kondisi kondusif ini dapat terus terjaga berkat kerja sama dan kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pemudik, baik selama arus mudik maupun arus balik Idul Fitri 2025. Koordinasi yang baik antara BPJN Sumbar dan Polda Riau diharapkan dapat meminimalisir potensi gangguan dan memastikan keselamatan para pemudik.
Dengan kesiapan alat berat dan personel yang memadai, diharapkan jalur mudik Riau-Sumbar dapat dilalui dengan aman dan lancar. BPJN Sumbar menghimbau kepada para pemudik untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan.
Fasilitas Pendukung di Posko Mudik
Selain alat berat untuk penanggulangan bencana, BPJN Sumbar juga menyediakan fasilitas pendukung lainnya di posko-posko mudik. Fasilitas tersebut antara lain tempat istirahat yang nyaman bagi para pemudik. Hal ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang melakukan perjalanan jauh.
Pemudik disarankan untuk memanfaatkan posko-posko tersebut untuk beristirahat sejenak, terutama bagi mereka yang melakukan perjalanan panjang. Istirahat yang cukup akan membantu mengurangi kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan selama berkendara, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan.
Koordinasi yang baik antara BPJN Sumbar dan pihak terkait lainnya, seperti kepolisian, diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik Idul Fitri 2025. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, diharapkan arus mudik tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Dengan adanya kesiapan alat berat dan fasilitas pendukung di posko-posko mudik, diharapkan arus mudik Idul Fitri 2025 di jalur Riau-Sumbar dapat berjalan lancar dan aman. BPJN Sumbar berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik.