{{caption}}
Pemkab Tapteng Gencarkan Sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk Lindungi Tenaga Kerja

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah berkomitmen gencarkan sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi seluruh tenaga kerja, baik formal maupun informal, dari berbagai risiko kerja.

{{caption}}
APBD Penajam Paser Utara Lindungi 15.000 Pekerja Rentan melalui BPJAMSOSTEK

APBD Kabupaten Penajam Paser Utara telah melindungi 15.000 pekerja rentan melalui BPJAMSOSTEK, dengan total anggaran mencapai Rp3 miliar untuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

{{caption}}
BPJS Ketenagakerjaan Banuspa Dorong Cakupan Semesta Jamsostek hingga 2025

BPJS Ketenagakerjaan Banuspa berupaya meningkatkan cakupan kepesertaan Jamsostek di Bali, Nusa Tenggara, dan Papua hingga 2025 melalui kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

{{caption}}
BPJAMSOSTEK Banyumas Targetkan Cakupan UCJ Tenaga Kerja Informal Meningkat 30 Persen di 2025

BPJAMSOSTEK Cabang Purwokerto menargetkan peningkatan cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan (UCJ) untuk tenaga kerja informal di Banyumas hingga 30 persen pada tahun 2025.

{{caption}}
BPJAMSOSTEK Targetkan 100% Pekerja Sulteng Terdaftar Jamsostek di 2025

BPJAMSOSTEK Sulteng bertekad melindungi seluruh pekerja di Sulawesi Tengah melalui program Jamsostek pada tahun 2025 dengan menggandeng berbagai pihak.

{{caption}}
BPJS Ketenagakerjaan Toba Bayar Klaim Rp37 Miliar Sepanjang 2024

BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, telah membayarkan klaim mencapai Rp37 miliar sepanjang tahun 2024, mencakup JHT, JK, JKK, JP, dan beasiswa, dengan total 2.441 penerima manfaat.

{{caption}}
BPJamsostek Banuspa Bayar Klaim Rp2,8 Triliun Sepanjang 2024

BPJamsostek Banuspa telah membayarkan klaim mencapai Rp2,8 triliun lebih untuk 176.944 kasus di Bali, Nusa Tenggara, dan Papua sepanjang tahun 2024, meliputi JHT, JK, JP, JKM, dan JKP.

{{caption}}
BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Bayar Klaim Rp44 Miliar di 2024

BPJS Ketenagakerjaan KCP Pasaman telah membayarkan klaim sebesar Rp44,1 miliar kepada 2.929 peserta pada tahun 2024, mencakup berbagai program jaminan sosial, dan menunjukkan peningkatan partisipasi dari sektor pemerintahan nagari.