Sekolah Rakyat Lampung Prioritaskan Anak Keluarga Miskin Ekstrem
Dinas Sosial Provinsi Lampung memastikan Sekolah Rakyat akan diutamakan untuk anak keluarga desil satu, dengan dua lokasi potensial di Lampung Tengah dan Pesawaran.

Provinsi Lampung akan segera memiliki Sekolah Rakyat, sebuah program pendidikan yang diprioritaskan untuk anak-anak dari keluarga miskin ekstrem atau desil satu. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Lampung, Aswarodi, pada Selasa di Bandarlampung. Program ini bertujuan untuk pemerataan akses pendidikan bagi keluarga prasejahtera di berbagai daerah di Lampung.
Aswarodi menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat akan menampung siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Data keluarga desil satu yang akan menjadi target penerima manfaat program ini bersumber dari Kementerian Sosial. "Dalam pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat di berbagai daerah memang diutamakan untuk memfasilitasi pendidikan bagi anak yang berasal dari keluarga desil satu atau yang miskin ekstrem. Dan datanya semua ada di Kementerian Sosial," ujar Aswarodi.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan arahan langsung dari Gubernur Lampung. Setelah melalui proses penjaringan usulan lokasi, kini tersisa dua lokasi potensial yang akan dipilih, yaitu SMA Unggul Terpadu di Kabupaten Lampung Tengah dan UPTD Mardi Guna Lempasing di Kabupaten Pesawaran. Survei lokasi telah dilakukan dan keputusan final akan segera diumumkan.
Lokasi dan Fasilitas Sekolah Rakyat
Pemerintah Provinsi Lampung mengusulkan dua lokasi potensial untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Lokasi pertama berada di SMA Unggul Terpadu, Kabupaten Lampung Tengah, dan lokasi kedua di UPTD Mardi Guna Lempasing, Kabupaten Pesawaran. Pemilihan lokasi mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan aksesibilitas.
Tidak hanya pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota juga turut berperan aktif dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Mereka diminta untuk mengusulkan lokasi yang sesuai, khususnya untuk jenjang SD dan SMP. Sementara itu, pemerintah provinsi akan fokus pada jenjang SMA dan SMK. Skema yang diterapkan adalah sekolah asrama, untuk memastikan kenyamanan dan aksesibilitas bagi siswa.
Luas lahan yang dibutuhkan minimal 5-10 hektare. Prioritas diberikan kepada lahan yang sudah memiliki bangunan, sehingga operasional sekolah dapat dimulai tahun ini. Jika lahan yang tersedia belum memiliki bangunan, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR akan membangunnya pada tahun ini, dan operasional sekolah akan dimulai tahun depan.
Pemerataan Pendidikan di Lampung
Program Sekolah Rakyat ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Provinsi Lampung. Dengan memfokuskan pada anak-anak dari keluarga desil satu, program ini diharapkan dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan dan mengurangi angka putus sekolah. Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah asrama untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata dan terjangkau.
Selain itu, keterlibatan pemerintah kabupaten/kota dalam penentuan lokasi menunjukkan komitmen bersama untuk mewujudkan pemerataan pendidikan. Kerjasama yang solid antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota sangat penting untuk keberhasilan program ini. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan Sekolah Rakyat dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak kurang mampu di Lampung.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Lampung. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, anak-anak dari keluarga miskin ekstrem memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih cita-cita dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Keberhasilan program ini akan berdampak positif pada pengurangan angka kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Lampung. Program ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi seluruh warga negara Indonesia.
Secara keseluruhan, program Sekolah Rakyat di Lampung merupakan sebuah upaya yang patut diapresiasi dalam rangka meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem. Dengan dukungan dan kerjasama semua pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat Lampung.